Aku Mencari Definisi Kecantikan

By Khata S. Fluorida - March 23, 2020

definisi kecantikan adalah


"Siapa artis perempuan yang kau suka?"
"Naomi Scott dan Zendaya" kataku mantap.
Sebagian besar orang yang mendengar jawabanku, biasanya akan menunjukkan wajah yang sedikit berkerut, enggan dan heran, lalu mengatakan

"oh"

Ada juga yang selanjutnya memberikan pendapat

"Zendaya itu menurutku ngga cantik. Tapi kharismatik"

"Naomi Scott mukanya kaya orang India"

Lalu, ketika kutanya siapa artis yang mereka suka, mereka jadi lebih sumringah dan menyebutkan nama-nama seperti Kate Middleton, Emma Wattson, Pevita Pearce, Tatjana Saphira, Raisa Adriana dan beberapa nama lainnya sambil menjelaskan letak kecantikan dari pemilik nama yang disebutkan.

Kalau saja mereka bertanya pada diriku waktu aku remaja, mungkin aku akan menjawab nama yang sama.

But here i am.  kira-kira, dua tahun yang lalu, setelah mengalami banya sekali insecurity yang tidak ada habis-habisnya, dan membuatku lelah secara mental, aku mulai mempertanyakan, apa definisi dari kecantikan sebenarnya?

Then here i start my journey.

Aku mulai menyelidiki semua hal yang berkaitan dengan kecantikan. aku mencari itu dari google, menanyakan kepada orang-orang di sekitarku, menonton youtube yang membahas tentang kecantikan, membaca buku-buku terkait, serta jurnal-jurnal yang membahas persepsi tetang kecantikan. Berdasarkan pencarian kecil ini, maka hal-hal dibawahlah yang berhasil aku dapatkan.

Pada dasarnya, kecantikan mempunyai tiga definisi, berikut akan aku jabarkan definisi serta penjelasannya.

1. Kecantikan saintifik
Sebenarnya kecantikan dapat dijelaskan secara saintifik. Dalam ilmu sains, kecantikan dapat diukur dengan menggunakan rumus golden ratio. Golden ratio adalah rumus yang mengukur rasio panjang wajah (dari dahi paling atas yang batasnya adalah garis rambut sampai dagu) dan lebar wajah (dari tulang pipi satu ke yang lain). Rasio ini idealnya adalah 1,618 :1 dan berlaku juga pada bagian tubuh yang lain. pada intinya, semakin simetris wajah dan bagian tubuh lainnya, maka akan dipandang cantik dalam definisi cantik ini. Kecantikan dengan definisi ini bebas dari standar dan dapat berlaku pada semua ras di dunia. Aku akan menghentikan penjelasan mengenai golden ratio sampai disini.

Selanjutnya, cara mendapatkan kecantikan ini hanya ada dua, yaitu kalau tidak karena takdir, ya kamu harus mempunyai dana yang cukup untuk melakukan operasi plastik. Kalau kamu ingin mendapatkan kecantikan ini, ukur dulu rasio wajahmu. kalau ternyata memang tidak simetris, itu pertanda kamu harus bekerja keras, karena operasi plastik memakan biaya yang besar dan proses penyembuhan yang lama. Belum lagi tekanan sosial yang mungkin akan kamu dapatkan dari kultur masyarakat Indonesia yang cederung mencemooh orang-orang yang melakukan operasi plastik. bersiaplah berkorban dana, mental, dan waktu.

Kecantikan ini biasanya pun tidak mudah disadari oleh orang awam. namun, industri permodelan akan sangat menyukai ini. kalau kamu ingin berkarir sebagai seorang model, mungkin kamu akan sangat membutuhkan kecatikan jenis ini.

2. Kecantikan standar masyarakat.
Setiap negara pada umumnya mempunyai standar kecantikan tertentu. Standar kecantikan inilah yang biasanya paling kuat mempengaruhi cara pikir individu tentang melihat sebuah kecantikan. Di Indonesia sendir, standar kecantikan yang berlaku secara umum adalah :

- Putih
- Langsing


Ketiga hal itu biasanya dijadikan landasan utama bagi orang Indonesia untuk mendefinisikan kecantikan walaupun masih ada hal-hal lain seperti berambut lurus, berkulit mulus, bertubuh tinggi dll. orang-orang tidak memiliki satu saja dari ketiga hal tersebut biasanya menjadi orang yang sangat insecure terhadap penampilannya dan berusaha mati-matian untuk mendapatkannya. Makanya, kata "kok kamu gendutan" atau "kok kamu iteman" menjadi dua pertanyaan paling haram untuk ditanyakan kepada wanita Indonesia.

Standar inilah yang kemudian digunakan pula dalam dunia bisnis untuk membujuk wanita Indonesia untuk membeli produk yang mereka tawarkan. produk yang memberi klaim '3 tingkat lebih cerah' sangat laku di pasaran. Kadang-kadang, karena sangat inginnya memiliki kulit putih, wanita menggunakan bahan berbahaya yang bisa mengelupas kulitnya dan berpotensi menyebabkan masalah yang lebih parah di kemudian hari, hanya agar mendapatkan standar kecantikan tersebut. Biasanya, wanita Indonesia akan sangat senang apabila mendapatkan kata

"wah sekarang makin putih ya."

Apakah sebenarnya kata "kok kamu makin hitam" atau "wah kamu makin putih sekarang" pantas dijadikan landasan dari kebahagiaan seorang perempuan?

Perempuan-perempuan banyak yang memutuskan untuk tidak makan demi mengurangi berat badannya. Hampir sebagian besar wanita sangat sensitif dengan kata gemuk. Jika sudah mendapatkan komentar begitu, biasanya moodnya menjadi hancur seharian. Lantas menanyakan kepada orang-orang terdekatnya berulangkali, benarkah ia gemukan? lantas melakukan berbagai cara untuk mengurangi berat badannya. apakah kalimat "kok kamu gendutan" "kok kamu iteman" dan "kamu sekarang langsing ya" pantas dijadikan landasan dari kebahagiaan seorang perempuan?

Dua pertanyaan di atas jawabannya tergantung pola pikir masing-masing. Aku tidak akan menyimpulkannya sendiri, karena tiap orang sepenuhnya berbeda.

Namun, apabila ternyata kamu tidak memiliki ciri fisik yang sesuai dengan standar kecantikan diatas, bisa jadi kamu adalah salah satu orang yang insecure terhadap dirimu sendiri. Disini, terdapat dua pilihan bagimu agar bisa mendapatkan kecantikan yang sesuai dengan standar masyarakat. yang pertama, kamu bisa mulai berusaha untuk mendekati kriteria-kriteria tersebut. bisa dengan konsultasi dengan dokter ahli,menerapkan pola diet tertentu, dan lain-lain. Namun, apabila kamu tetap ingin menjadi seperti sekarang tapi tetap dianggap cantik oleh masyarakat di sekitarmu, kamu bisa pergi ke daerah ataupun negara yang standar kecantikannya sesuai dengan ciri fisik yang kamu miliki sekarang. Dengan begitu, kamu tidak perlu merubah dirimu tetapi kamu bisa mendapatkan pengakuan kecantikanmu dari masyarakat.
 

3. Kecantikan Mindset
Ini adalah kecantikan jenis terakhir yang paling murah dan dapat diteerapkan oleh semua orang tanpa memakan biaya yang mahal. Pada dasarnya, dua kecantikan diatas sangat dipengaruhi oleh pandangan orang lain tentang ciri fisikmu, sehingga ketika kamu mempercayai jenis kecantikan itu, maka kamu menggantungkan definisi cantikmu pada orang lain, bukan dirimu sendiri.

Aku menawarkan sebuah jenis kecantikan lainnya.

Tidak banyak dari kita yang menyadari, sebenarnya kecantikan itu hanyalah soal mindset. Bagaimana kita memandang diri kita sendiri, sangat mempengaruhi kecantikan fisik kita. aku pernah melihat orang yang tidak sesuai dengan standar kecantikan masyarakat, namun bagiku dia terlihat sangat menarik sekali.

..pada dasarnya, kecantikan itu adalah bagaimana kita menghargai dan menerima diri kita sendiri.

Dengan usaha juga, tapi, sebenarnya bukan jenis usaha yang mengubahmu menjadi orang lain.

Kecantikan ini dimulai dari suatu hal yang sangat sederhana tapi sulit, yaitu meyakinkan dirimu sendiri, kalau dirimu cantik dengan segala kekurangan yang ada di tubuhmu.

Lalu berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan kecantikanmu tersebut dengan merawatnya dan menjadi dirimu sendiri. Lagian, pada dasarnya sebenarnya semua orang bisa terlihat menarik. beberapa hal yang bisa membuat orang-orang terlihat menarik adalah:
1. Terlihat bersih dan rapih
2. Menggunakan baju paling nyaman dan bersih
3. Menjaga kesehatannya dengan makanan sehat, olahraga dan istirahat yang teratur
4. Mengisi pikirannya dengan hal-hal positif.

Untuk dapat memulai mengubah mindset tentang kecantikan, terdapat beberapa hal yang aku mulai lakukan kira-kira sejak dua tahun yang lalu.

Yang pertama, aku menyadari kalau sejak remaja aku sangat menggemari acara hiburan yang dibuat oleh Korea Selatan, sehingga standar kecantikanku ya pada umumnya seperti mereka, yaitu berkulit putih dan bersih, langsing, tinggi,  wajah yang kecil, dan lain-lain. Ini adalah faktor utama sekali yang membuat aku sangat rendah diri. Ketika aku menyadari hal ini, aku mulai mencoba untuk menonton hiburan yang tidak berasal dari Korea Selatan. Aku mulai sering menyaksikan hiburan Amerika, yang standar kecantikannya tidak sesaklek Korea Selatan.

Dua tayangan yang amat membantuku adalah dengan menonton Atlas of Beauty dan 100 Years of Beauty. Atlas of Beauty menayangkan wanita-wanita di seluruh dunia, bagaimana kecantikan mereka berbeda satu sama lain, tetapi mereka tetap cantik dengan rupanya. Maka, ketika aku melihat itu aku tercenung dan berpikir. Selama ini apa yang membuat aku berpikir kalau cantik itu hanya di definisikan sebagai satu hal saja? Padahal ada banyak faktor lain yang dapat dijadikan indikator kecantikan. Semisal, orang yang sering berpikir positif biasanya terlihat lebih menarik.

100 Years Beauty menggambarkan bahwa tren makeup, cara berpakaian, dan tatanan rambut wanita di setiap negara sebenarnya tidak pernah tetap. Tahun 80an orang Indonesia mengidolakan rambut keriting. Di tahun 2020 rambut keriting malah sangat dihindari. Begitulah, tren sangat dinamis dan terus berganti, dan itu menyebabkan tren tidak dapat kamu jadikan sebagai landasan dalam berpenampilan. yang terbaik, apabila kamu ingin mendapatkan kecantikan mindset adalah temukan gaya terbaikmu, gaya dimana kamu merasa paling nyaman dan paling cantik. itu saja sebenarnya sudah cukup. Karena ketika kamu nyaman dengan dirimu sendiri, kamu akan otomatis terlihat menarik.

Ketika aku memulai itu semua, satu hal yang aku sadari dan aku saja kaget menyadari perubahannya, aku benar-benar bisa mengakui kecantikan orang-orang yang tidak dilihat cantik di masyarakat pada umumnya.. Pikiranku seperti terbangun tiba-tiba, bahkan aku sampai bertanya-tanya, sebenarnya apa yang membuatku selama ini merasa kalau orang-orang itu tidak cantik? Aku menemukan banyak sekali orang berkulit gelap yang caantik. Begitupun yang bertubuh gemuk dan yang bertubuh kecil, mereka semua memiliki kecantikannya masing-masing.

.. dan ketika mindset itu mulai menyatu dengan diriku, satu hal paling penting yang aku dapatkan adalah, aku bisa mempercayai diriku sendiri. aku menerima diriku, aku merasa cantik dengan kelebihan dan kekuranganku. dan itu sudah cukup untuk menambah banyak kepercayaan diriku.

Kesimpulannya, sekarang, kalau kamu ingin jadi cantik, ada dua pilihan. yang pertama, kalau kamu ingin jadi cantik dimata orang lain, maka pindah ke negara yang standar kecantikannya sesuai dengan ciri fisik yang kamu miliki. Tapi, kalau kamu ingin menjadi cantik di mata dirimu sendiri, kamu cuma perlu menanamkan pikiran kalau dirimu itu cantik, lalu kamu akan otomatis jadi cantik, karena ya sebenarnya yang menentukan kamu cantik atau tidak ya dirimu sendiri. Boleh jadi kamu memilih opsi pertama, tapi pertimbangkan juga, mau sampai kapan kamu menggantungkan kebahagiaanmu di tangan orang lain?

  • Share:

You Might Also Like

21 comments

  1. Pas. Berubah dari waktu ke waktu. Daripada habis banyak biaya lebih bagus pindah atau tunggu trennya. "Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya."

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah ada bang Habib haha. iyaa bener bangeet, simpel sekali kesimpulannya. capek juga kalau mesti ngikutin tren terus.

      Delete
  2. Baiklah, jadi makin ngerti perasaan perempuan kalau dibilang "gemukan" atau "iteman" hehehe

    ReplyDelete
  3. Cantik mindset itu udah yg paling sip markosip dah.
    Ngga perlu terbelenggu dgn standar cantik ala society atau orang lain.
    Kok jadi inget Cherrybelle, Kamu cantik... cantiiik.... dari hatimuuuuu

    ReplyDelete
  4. Wah, apakah harus sejauh itu mbak sampai nyari tempat di mana tingkat kecantikannya belum seberapa supaya kita diakui? Orang bisa ya berpikir seperti itu, ini agak horor juga kedengarannya...hihi

    ReplyDelete
  5. Tulisan yang bagus, mengingatkan saya waktu kunjungan ke sebuah Rumah bareng seorang teman.
    Teman saya bilang, ih orang ini penampilannya biasa aja tapi foto fotonya bareng laki laki semua
    Sedih saya ngedengernya
    Gak boleh ya, orang yang biasa biasa aja disukai

    ReplyDelete
  6. Saya pernah mengalami apa ya namanya, korban standar kecantikan yang ditetapkan orang lain. Ketika awal beralih dari pekerja kantoran ke rumahan, otomatis standar berpenampilan dan merias wajah berubah, ada saja yang komentar koq sekarang begini begitu wkwkkwkw... Tapi lama-lama sudah ngga saya ambil pusing. Bukan mereka yang atur-atur saya..

    ReplyDelete
  7. Ketika memandang cantik dari sisi fisik, memang gakkk ada abisnya. Kurang inilah, kurang itulah. Jatuhnnya malah kita jadi gak bersyukur dengan segala nikmat sehat dan lapang yang kita udah dapetin selama ini. Makasih remindernyaaaaaa Mba

    ReplyDelete
  8. Tentang yang mindset susah gampang, soalnya nggak semua akan melihat tampak cantik, tapi ini malah lebih simple sebenernya karena cantik apa adanya

    ReplyDelete
  9. Saya juga sering tuh kalau berkunjung kerumah saudara tapi its oke gak saya ambil pusing. Kalau kedua anak saya baperan, langsung deh cari kosmetik buat mutihin.

    ReplyDelete
  10. Intinya di mindset ya Mbak. Well, menurut saya cantik itu relatif sih tapi yah emang standar kecantikan di mata saya sekarang juga berbeda dengan cantik di mata saya waktu masih sekolah. Malah saya beranggapan semua wanita itu terlahir cantik kok, kalau nggak cantik berarti bukan wanita dong, hehe. Dan lagi kalau kita anggap diri atau orang lain jelek berarti itu sama saja menghina ciptaan Tuhan, sesederhana itu makna cantik menurut saya saat ini :)

    ReplyDelete
  11. Beda2 memang makna cantik ya kalo aku suka memang lihat yang langsing putih tapi jauh lebih mendoakan orang2 yang tulus

    ReplyDelete
  12. Aku suka sekali cara mba menjelaskan kecantikan!
    Mengalir.

    Aku pun jadi terinspirasi buka browser dan mencoba cari dengan kata kunci "best beauty quotes" dan menemukan satu dari Audrey Hepburn:

    "Beauty is being the best possible version of yourself, inside and out!"

    How's that, my dear?

    ReplyDelete
  13. Cantik pun ada definisinya yah. Iya itu, yg paling sering disebut, cantik sama dengan langsing dan putih. Duuuh...Padahal ya semuanya ciptaan Allah swt...
    Kita bisa apa sih?

    ReplyDelete
  14. Suka banget dengan poin-poin yg bisa bikin seseorang terlihat menarik ya, salah satunya selalu berpikir positif. Hmm... scr orang2 suka dg yg baik2 dan berada di dekat org tsb energi positifnya berasaaa

    ReplyDelete
  15. Anakku yang bungsu, 10 tahun, pernah protes kenapa kok dia kulitnya hitam sementara kakak-kakaknya putih, dan merasa nggak cantik karena hitam.
    PR banget menjelaskan kalau harus mensyukuri apa yang sudah diberikan Tuhan padanya.
    Mindset tentang cantik itu putih dan langsing harus diubah memang dan anak-anak harus diajari hal itu sedini mungkin.

    ReplyDelete
  16. Saya pernah menemukan ini, beberapa kali malah :

    aku pernah melihat orang yang tidak sesuai dengan standar kecantikan masyarakat, namun bagiku dia terlihat sangat menarik.


    Waktu melihat mereka, saya berpikir mereka terlihat menarik karena percaya diri dengan diri mereka. Ya, dikatakan mindset, betul juga. Dan seharusnya seperti itu kita melihat kecantikan. Kecantikan seperti kecerdasan yang standard nya tak saklek.

    ReplyDelete
  17. Kepercayaan diri itu memang seksi. Orang yang percaya diri tampak sangat menarik dan auranya positif. Makanya aku lebih memilih jadi orang yang percaya diri daripada orang yang suka nyinyir.

    ReplyDelete
  18. Wah, aku pernah nih begini. Wondering dengan definisi cantik. Apa harus putih, langsing, rambut Panjang, hidung mancung, dan sebagainya? Sampai akhirnya aku dapat definisi sendiri kalo cantik itu beneran dari hati. Ketika seorang perempuan nyaman dengan dirinya sendiri. Dengan begitu aura cantiknya terpancar. :D

    ReplyDelete
  19. Kita memang harus percaya diri karena, rasa percaya diri kita akan tetap lebih maju ketimbang suka nyinyir in orang

    ReplyDelete
  20. Setiap orang pasti beda2 yah, definisi cantiknya. Kalo aku, lbh suka yang cantik tutur kata & pikiran (mindset) sih ya. Kalau fisik, semua orang cantik & tampan, karena itu ciptaan Allah SWT

    ReplyDelete