Stupid Paper

By Khata S. Fluorida - January 13, 2020

kertas yang sudah dilipat menjadi 8 bagian

Untuk orang sepertiku, menatap layar dalam waktu yang lama menjadi suatu tantangan tersendiri, karena mataku cepat pusing ketika menatap layar, khususnya layar smartphone. Selain itu, ketika menatap layar, seringkali ide yang tadinya ada di kepalaku hilang begitu saja. Masalahnya, sering kali ideku muncul tiba-tiba, entah saat aku sedang duduk di cafe, atau saat aku sedang di jalan pulang. Jadi aku harus mencari solusi terbaik agar bisa mengatasi masalah ini. Aku menemukan solusinya berkat membaca tulisan Andreas Sanjaya, founder dari iGrow. Namanya Stupid Paper.

Cara kerja Stupid Paper sangat mudah. Ambil selembar kertas A4 atau sejenisnya, lipat menjadi delapan bagian.

Tulis daftar pekerjaan apa yang harus kamu kerjakan hari ini atau seminggu kedepan. Lalu, jika ingin lebih terorganisir, kamu bisa menerapkan timeboxing untuk pembatasan waktu pakai kertasnya.

tulis seperti to-do list biasa

Sebagai contoh, aku menggunakan satu lembar HVS untuk satu minggu. jadi, dalam setahun, aku menghabiskan 52 lembar kertas. Ada juga yang menggunakan satu Stupid Paper untuk satu bulan, silahkan sesuaikan dengan kebutuhan saja. Simpan semua kertas ini dalam satu wadah, sehingga bisa kamu pakai sebagai bahan evaluasi di akhir tahun. Selain membantu dalam menentukan prioritas tugas, Stupid Paper juga menjadi cara orang-orang sepertiku (yang tidak dapat menatap layar dalam waktu yang lama) untuk menerapkan Zero Waste karena kertas yang digunakan sangat sedikit dan bisa dihitung, bahkan bisa menggunakan kertas bekas juga. Kertas ini juga mudah dibawa, bisa diselipkan di dalam dompet atau dikantongi kemana-mana. Jauh lebih efisien dan praktis, kan? Bonusnya, kita bisa coret daftar tugas tersebut apabila sudah selesai.

Jadi, begitu dulu tulisanku tentang Stupid Paper. Selamat Mencoba. semoga bermanfaat, ya.

  • Share:

You Might Also Like

3 comments

  1. Ide yang menarik, agak mirip bullet journal ya mba cuma dalam versi kertas selembar hehehe. Saya pribadi kalau lagi ada ide biasanya langsung simpan di notes handphone, mungkin karena saya nggak begitu bermasalah dengan layar. However, untuk yang agak sensitif, ide menulis stupid paper ini berguna :D

    Semoga ide-ide cemerlangnya bisa segera terealisasikan. Semangat mba! :>
    By the way ternyata komen blog mba nggak bisa memasukkan URL link hihi.
    Semoga one day bisa komen dengan URL ya mba. Salam kenal :D

    ReplyDelete
  2. Menarik juga mbak isi artikelnya makasih ya udah sharing, ini saya yang dari froteast

    ReplyDelete
  3. Samaan sih kalo bikin to do list gini susah di layar, bikin mata puyeng, lebih suka yang konvensional nulis di buku, sebelumnya ga kepikiran yg lebih simple ala stupid paper, boleh nanti akan dicoba, tks sharingnya

    ReplyDelete